Close Menu
Logo

    Subscribe to Updates

    Berita Terkini

    Kemendikdasmen Dorong Pemda Perkuat Layanan Publik dalam SPMB Ramah 2026

    12 Jun 2026

    Malam Tasyakuran Hardiknas 2026, Kemendikdasmen Apresiasi Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

    28 Mei 2026

    Komisi X DPR RI Dukung SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 demi Kepastian Guru Non-ASN

    27 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram

    GTKPG GTKPG

    Pendidikan Ramah
    • Landing Page
    • Forum
    Facebook X (Twitter) Instagram
    SUBSCRIBE
    • Home
    • Profil
      • Profil Dirjen
      • Visi Misi Ditjen GTKPG
      • Struktur Organisasi
      • Tugas & Fungsi
      • Tentang Kami
    • Berita
      1. Bahasa dan Sastra
      2. Literasi, Numerasi. Teknologi
      3. Pendidikan Karakter
      4. Ramah dan Santun
      5. Sahabat GTKPG
      6. Indeks

      Tidak ada berita tersedia untuk kategori ini.

      Semakin Percaya Diri: PKGSD-MBI Perkuat Kesiapan Guru SD Mengajar Bahasa Inggris

      13 Apr 2026

      Ribuan Guru Berpeluang Ikuti Penyetaraan Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Lanjut, Kemendikdasmen Perpanjang Pendaftaran hingga 25 April 2026

      13 Apr 2026

      Jepang Tertarik Inovasi Taman Numerasi di Indonesia

      13 Apr 2026

      Mendikdasmen Berkomitmen Tingkatkan Kemahiran Guru Bahasa Inggris di Indonesia

      12 Feb 2025

      Webinar SPAB Seri 3: Cerita dari Garda Terdepan Pendidikan Aman Bencana

      15 Jul 2025

      Penguatan Keterampilan Numerasi Siswa melalui Inovasi Pembelajaran yang Menyenangkan

      05 Mei 2025

      Sinergi Pemerintah untuk Menguatkan Tumbuh Kembang Anak

      03 Feb 2025

      Inisiatif Kemendikdasmen Membuat Lagu yang Mendukung Penguatan Karakter Anak

      02 Feb 2025

      Percepatan Transformasi Pemerintahan dan Peningkatan Kualitas Pembelajaran Siswa

      25 Mar 2026

      Kemendikdasmen Sukses Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif di Tahun 2025

      17 Des 2025

      Penjelasan Mendikdasmen Terkait Pembelajaran di Wilayah Terdampak Bencana

      06 Des 2025

      Prabowo: Saya Jadi Presiden Karena Didikan Guru

      29 Nov 2025

      SINDARA Dipahami Keliru, Ini Peran Sebenarnya dalam Pengembangan Guru

      10 Apr 2026

      Menghadirkan Pembelajaran yang Lebih Bermakna: Kisah Putu Yudi Darmawan dari SMP Negeri 1 Sukasada

      15 Des 2025

      Menjembatani Masa Depan: Perjalanan Leni Fitria Wati Menghadirkan Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas

      11 Des 2025

      Kolaborasi Indonesia-Australia Hadirkan Pelatihan Pembelajaran Mendalam untuk Guru PAUD

      21 Nov 2025
    • Layanan
      • Internal
        • SIMPKB
        • Info GTK
        • Maklumat Pelayanan
        • Visi Misi Pelayanan Publik
        • Standar Pelayanan
        • Pedoman Pelayanan
        • Publikasi
        • Siaran Pers
      • Eksternal
        • Pengaduan/Lapor!
        • Arsip Nasional
        • Perpusatakaan Kemdikbud
        • Perpustakaan Nasional
        • Whistleblowing System
    • Satuan Kerja
      • Satker Pusat
        • Sekretariat Ditjen GTKPG
        • Dit. Guru Dikdas
        • Dit. Guru Dikmendiksus
        • Dit. Guru PAUD dan PNF
        • Dit. KSPS dan Tendik
        • Dit. PPG
      • Satker Daerah
        • BBGP
        • Sumatera Utara
        • Jawa Barat
        • Jawa Tengah
        • D.I. Yogyakarta
        • Jawa Timur
        • Sulawesi Selatan
      • Satker Daerah (2)
        • BGP
        • Prov. Aceh
        • Prov. Sumatera Barat
        • Prov. Riau
        • Prov. Jambi
        • Prov. Sematera Selatan
        • Prov. Lampung
        • Prov. Kepulauan Riau
        • Prov. Kepulauan Bangka Belitung
        • Prov. Bengkulu
        • Prov. Banten
        • Prov. Bali
        • Prov. NTB
        • Prov. NTT
    • Informasi Publik
      • LHKPN
      • LHKASN
    • Akuntabilitas Kinerja
      • Rencana Strategis
      • Rencana Kinerja
      • Laporan Kinerja
      • Perjanjian Kinerja
      • DIPA
    • Ruang GTK
    GTKPG
    Home»Berita»Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Mahir, Penuhi Kebutuhan Guru Pendidikan Khusus
    {"id":13,"name":"Sahabat GTKPG"}

    Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Mahir, Penuhi Kebutuhan Guru Pendidikan Khusus

    Sekretariat GTKBy Sekretariat GTKApril 21, 2026Updated:June 15, 20263 Comments5 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp
    Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Mahir, Penuhi Kebutuhan Guru Pendidikan Khusus
    Share
    Facebook Twitter

    Jakarta, 20 April 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan peluncuran Program Pelatihan Pendidikan Inklusif tingkat mahir di SMP Negeri 16 Jakarta, pada Senin (20/4). Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Layanan Pendidikan yang Bermutu dan Berkeadilan untuk Semua” ini diselenggarakan secara hybrid, dihadiri oleh peserta secara luring dan daring Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Mahir yang akan dibuka di hari yang sama.


    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan guru memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam, termasuk murid penyandang disabilitas. "Pemerintah terus memperkuat penyelenggaraan pendidikan inklusif sebagai bagian dari upaya mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Guru memegang peran kunci dalam menghadirkan pembelajaran yang inklusif, sehingga penguatan kompetensi guru menjadi prioritas dalam transformasi pendidikan," ujar Menteri Mu'ti.


    Lebih lanjut, Menteri Mu'ti memaparkan pentingnya pendekatan kolaboratif. "Penguatan pendidikan inklusif memerlukan pendekatan yang menyeluruh sehingga pemerintah mendorong implementasi Partisipasi Semesta sebagai pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, serta dunia usaha dan industri," tambahnya.


    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, memaparkan bahwa pelatihan pendidikan inklusif ini dirancang secara berjenjang menjadi tiga tingkat untuk menjawab kebutuhan di satuan pendidikan secara komprehensif, yaitu tingkat dasar, tingkat lanjut, dan tingkat mahir.


    Pelatihan tingkat dasar dengan alokasi 40 Jam Pelajaran (JP) dapat diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan secara mandiri (self enrolment) melalui platform Ruang GTK.  Kemudian, terdapat pelatihan tingkat lanjut (86 JP) secara daring terbimbing yang lulusannya dipersiapkan menjadi koordinator pembelajaran inklusif di sekolah.


    “Fokus pelaksanaan program pada tahun 2026 adalah pemenuhan Guru Pendidikan Khusus (GPK) melalui pelatihan tingkat mahir (134 JP). Pada tahun 2026 ditargetkan sebanyak 1.500 guru mengikuti pelatihan ini untuk memenuhi kebutuhan GPK di daerah. Pelaksanaan pelatihan ini akan dilakukan dalam dua batch secara daring terbimbing di Ruang GTK dengan dilengkapi praktik magang selama 10 hari,” ungkap Dirjen Nunuk. Lulusan tingkat mahir ini nantinya akan bertugas sebagai GPK di Unit Layanan Disabilitas (ULD).


    Langkah strategis Kemendikdasmen ini turut mendapat dukungan penuh dari Komisi X DPR RI. Perwakilan Pimpinan Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, menegaskan bahwa penguatan kapasitas guru melalui pelatihan berjenjang adalah langkah yang tepat untuk memastikan kesiapan guru dalam menghadapi keragaman kebutuhan murid di kelas. DPR juga mengingatkan pentingnya penggunaan data yang akurat agar efektivitas investasi anggaran dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pembelajaran dan hasil belajar murid.


    Pada kesempatan ini, Kemendikdasmen juga memberikan apresiasi kepada INOVASI sebagai mitra pendidikan atas dukungan dan pendampingannya yang konsisten dalam penguatan pendidikan inklusif dan pengembangan praktik baik di berbagai daerah di Indonesia


    Suara Guru: Penguatan Kompetensi dan Harapan Pendidikan Inklusif 


    Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam penguatan pendidikan inklusif, para guru di peserta pelatihan menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat membantu dalam meningkatkan kompetensi mereka sekaligus menjawab kebutuhan nyata di sekolah.

    Zulfan Hartadi, guru dari SDN Pulo 07 Pagi, menuturkan bahwa pelatihan ini membantunya memahami kebutuhan beragam siswa serta pentingnya pendekatan individual. “Program ini sangat membantu saya dalam memahami kebutuhan siswa dan cara penanganannya melalui RPI dan RPP.” ujarnya.

    Hal senada disampaikan Siti Rustima dari SDN Krukut 03 Pagi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam pendidikan inklusif. “Program ini menjadi ruang berbagi antar guru dalam menangani anak berkebutuhan khusus, mulai dari penyusunan pembelajaran hingga penanganan berbagai kondisi.  Kami juga membutuhkan dukungan orang tua, keberadaan GPK, serta asesmen seperti tes IQ agar layanan bisa lebih tepat sasaran,” jelasnya.

    Sementara itu, Soleh Ekowati dari SMP 16 Jakarta Selatan mengapresiasi pelatihan yang memperkuat kapasitas guru di sekolahnya. “Pelatihan ini sangat membantu meningkatkan keterampilan kami dalam mendampingi siswa berkebutuhan khusus. Meski masih ada keterbatasan tenaga dan fasilitas, kami berharap ke depan dapat didukung dengan kehadiran GPK serta keberlanjutan program ini,” ungkapnya.

    Rifai, guru dari SD Cipinang Besar 20 Pagi, juga menilai program ini sebagai langkah penting dalam mendorong pemerataan pendidikan. “Program ini sangat membantu penerapan pembelajaran berdiferensiasi di kelas. Harapannya, program ini terus berlanjut dan didukung dengan sarana serta penambahan tenaga ahli, sehingga layanan pendidikan bagi semua siswa dapat berjalan lebih optimal dan merata,” tuturnya.

    Melalui peluncuran Pelatihan Pendidikan Inklusif tingkat mahir ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas guru sekaligus memastikan setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, memperoleh layanan pendidikan yang bermutu dan berkeadilan. Program ini diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan Guru Pendidikan Khusus (GPK), tetapi juga memperkuat praktik pembelajaran inklusif di satuan pendidikan secara berkelanjutan.

    Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, sekolah, keluarga, hingga masyarakat pendidikan inklusif di Indonesia diharapkan semakin kokoh, menghadirkan ruang belajar yang ramah, adaptif, dan berpihak pada kebutuhan setiap murid.


    Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat

    Sekretariat Jenderal

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah


    Laman: kemendikdasmen.go.id

    X: x.com/Kemdikdasmen

    Instagram: instagram.com/kemendikdasmen

    Facebook:  facebook.com/kemendikdasmen

    YouTube: KEMDIKDASMEN

    Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id

    Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers

     

    #PendidikanBermutuuntukSemua

    #KemendikdasmenRamah


    Share. Facebook Twitter
    Sekretariat GTK
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram

    Related Posts

    Budaya Belajar dari Barat Indonesia: Praktik Baik Hari Belajar Guru di SD Yayasan Pendidikan Islam

    Budaya Belajar dari Barat Indonesia: Praktik Baik Hari Belajar Guru di SD Yayasan Pendidikan Islam

    Oct 4, 2022
    Percepat Kualifikasi Guru Lewat PKA, 150.465 Guru Jadi Target 2026

    Percepat Kualifikasi Guru Lewat PKA, 150.465 Guru Jadi Target 2026

    Oct 4, 2022
    Ketika Rumah-Rumahan Mengajarkan Ketekunan: Kisah Zidna Isnawati, Guru TK yang Menemukan Makna Pembelajaran Mendalam

    Ketika Rumah-Rumahan Mengajarkan Ketekunan: Kisah Zidna Isnawati, Guru TK yang Menemukan Makna Pembelajaran Mendalam

    Oct 4, 2022
    Pendaftaran IKTE 2026 Dibuka Hingga 2 Maret

    Pendaftaran IKTE 2026 Dibuka Hingga 2 Maret

    Oct 4, 2022
    Menyalakan Harapan dari Dampal Utara: Kisah Putri Ningsi Menyemai Masa Depan Lewat Koding dan Kecerdasan Artifisial

    Menyalakan Harapan dari Dampal Utara: Kisah Putri Ningsi Menyemai Masa Depan Lewat Koding dan Kecerdasan Artifisial

    Oct 4, 2022
    Di Balik Angka, Ada Proses dan Makna: Kisah Nora Okrimita dan Pembelajaran Mendalam

    Di Balik Angka, Ada Proses dan Makna: Kisah Nora Okrimita dan Pembelajaran Mendalam

    Oct 4, 2022
    Terpopular
    Merdeka Belajar
    Artikel

    Merdeka Belajar

    18 Feb 2020

    Program Merdeka Belajar menurut Mendikbud akan menjadi arah pembelajaran ke depan yang fokus pada meningkatkan kualitas...

    Seleksi Guru PPPK Tahun 2023 Telah Dibuka, Ini Perbedaan dengan Tahun Lalu

    Seleksi Guru PPPK Tahun 2023 Telah Dibuka, Ini Perbedaan dengan Tahun Lalu

    22 Sep 2023
    Surat Edaran Tentang Kualifikasi Akademik dan Sertifikat Pendidik Dalam Pendaftaran Pengadaan Guru PPPK 2021

    Surat Edaran Tentang Kualifikasi Akademik dan Sertifikat Pendidik Dalam Pendaftaran Pengadaan Guru PPPK 2021

    07 Mei 2021
    Asesmen Awal Pembelajaran dan Pembelajaran Berdiferensiasi Penting untuk Melakukan Pemetaan Siswa

    Asesmen Awal Pembelajaran dan Pembelajaran Berdiferensiasi Penting untuk Melakukan Pemetaan Siswa

    05 Jul 2022
    Mengenal Konsep Merdeka Belajar dan Guru Penggerak

    Mengenal Konsep Merdeka Belajar dan Guru Penggerak

    25 Nov 2019
    Berita Terpopular
    Merdeka Belajar

    Merdeka Belajar

    18 Feb 2020
    Seleksi Guru PPPK Tahun 2023 Telah Dibuka, Ini Perbedaan dengan Tahun Lalu

    Seleksi Guru PPPK Tahun 2023 Telah Dibuka, Ini Perbedaan dengan Tahun Lalu

    22 Sep 2023
    Surat Edaran Tentang Kualifikasi Akademik dan Sertifikat Pendidik Dalam Pendaftaran Pengadaan Guru PPPK 2021

    Surat Edaran Tentang Kualifikasi Akademik dan Sertifikat Pendidik Dalam Pendaftaran Pengadaan Guru PPPK 2021

    07 Mei 2021
    Asesmen Awal Pembelajaran dan Pembelajaran Berdiferensiasi Penting untuk Melakukan Pemetaan Siswa

    Asesmen Awal Pembelajaran dan Pembelajaran Berdiferensiasi Penting untuk Melakukan Pemetaan Siswa

    05 Jul 2022
    Mengenal Konsep Merdeka Belajar dan Guru Penggerak

    Mengenal Konsep Merdeka Belajar dan Guru Penggerak

    25 Nov 2019
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube

    Subscribe to Updates

    Facebook X (Twitter) Instagram
    © 2025 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.