Close Menu
Ditjen-GTKPG-logo-center.png

    Subscribe to Updates

    Berita Terkini

    Konsolnas 2026: Kemendikdasmen Perkuat Penjaringan PPG untuk Tuntaskan Sertifikasi Guru

    Feb 12, 2026

    Sinergi Semesta di Konsolnas 2026: Ruang Inspirasi Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

    Feb 10, 2026

    Penyaluran TPG Bulanan bagi Guru ASND Bukti Komitmen Pemerintah pada Tenaga Pendidik

    Jan 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram

    GTKPG GTKPG"

    • Landing Page
    • Forum
    Facebook X (Twitter) Instagram
    SUBSCRIBE
    • Home
    • Profil
      • Profil Dirjen
      • Visi Misi Ditjen GTKPG
      • Struktur Organisasi
      • Tugas & Fungsi
      • Tentang Kami
    • Berita
      1. Bahasa dan Sastra
      2. Literasi, Numerasi. Teknologi
      3. Pendidikan Karakter
      4. Ramah dan Santun
      5. Sahabat GTKPG
      6. Indeks

      Tidak ada berita tersedia untuk kategori ini.

      Mendikdasmen Berkomitmen Tingkatkan Kemahiran Guru Bahasa Inggris di Indonesia

      Feb 12, 2025

      Resmikan Pusat Sumber Belajar Berbasis Teknologi, Mendikdasmen Ingatkan Peran Guru

      Feb 09, 2025

      Mengoptimalkan Pengelolaan Kinerja dengan Mengatasi Disparitas Data

      Jan 01, 2025

      Peningkatan Kompetensi & Kesejahteraan Guru melalui Program Pendidikan Profesi Guru

      Dec 29, 2024

      Webinar SPAB Seri 3: Cerita dari Garda Terdepan Pendidikan Aman Bencana

      Jul 15, 2025

      Penguatan Keterampilan Numerasi Siswa melalui Inovasi Pembelajaran yang Menyenangkan

      May 05, 2025

      Sinergi Pemerintah untuk Menguatkan Tumbuh Kembang Anak

      Feb 03, 2025

      Inisiatif Kemendikdasmen Membuat Lagu yang Mendukung Penguatan Karakter Anak

      Feb 02, 2025

      Kemendikdasmen Sukses Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif di Tahun 2025

      Dec 17, 2025

      Penjelasan Mendikdasmen Terkait Pembelajaran di Wilayah Terdampak Bencana

      Dec 06, 2025

      Prabowo: Saya Jadi Presiden Karena Didikan Guru

      Nov 29, 2025

      Mendikdasmen Beberkan Capaian Program di Hari Guru Nasional

      Nov 29, 2025

      Menghadirkan Pembelajaran yang Lebih Bermakna: Kisah Putu Yudi Darmawan dari SMP Negeri 1 Sukasada

      Dec 15, 2025

      Menjembatani Masa Depan: Perjalanan Leni Fitria Wati Menghadirkan Koding dan Kecerdasan Artifisial di Kelas

      Dec 11, 2025

      Kolaborasi Indonesia-Australia Hadirkan Pelatihan Pembelajaran Mendalam untuk Guru PAUD

      Nov 21, 2025

      Direktorat Guru Dikdas Melaksanakan Tahapan Desk Evaluasi Wawancara dan Verifikasi Lapangan dalam Rangka Proses Penilaian ZI WBK oleh TPN

      Oct 01, 2025
    • Layanan
      • Internal
        • SIMPKB
        • Info GTK
        • Maklumat Pelayanan
        • Visi Misi Pelayanan Publik
        • Standar Pelayanan
        • Publikasi
        • Siaran Pers
      • Eksternal
        • Pengaduan/Lapor!
        • Arsip Nasional
        • Perpusatakaan Kemdikbud
        • Perpustakaan Nasional
        • Whistleblowing System
    • Satuan Kerja
      • Satker Pusat
        • Sekretariat Ditjen GTKPG
        • Dit. Guru Dikdas
        • Dit. Guru Dikmendiksus
        • Dit. Guru PAUD dan PNF
        • Dit. KSPS dan Tendik
        • Dit. PPG
      • Satker Daerah
        • BBGP
        • Sumatera Utara
        • Jawa Barat
        • Jawa Tengah
        • D.I. Yogyakarta
        • Jawa Timur
        • Sulawesi Selatan
      • Satker Daerah (2)
        • BGP
        • Prov. Aceh
        • Prov. Sumatera Barat
        • Prov. Riau
        • Prov. Jambi
        • Prov. Sematera Selatan
        • Prov. Lampung
        • Prov. Kepulauan Riau
        • Prov. Kepulauan Bangka Belitung
        • Prov. Bengkulu
        • Prov. Banten
        • Prov. Bali
        • Prov. NTB
        • Prov. NTT
    • Informasi Publik
      • LHKPN
      • LHKASN
    • Akuntabilitas Kinerja
      • Rencana Strategis
      • Rencana Kinerja
      • Laporan Kinerja
      • Perjanjian Kinerja
      • DIPA
    • Ruang GTK
    GTKPG
    Home»Berita»Konsolnas 2026 Tegaskan Penajaman Program Prioritas Pendidikan Dasar
    {"id":1,"name":"Berita"}

    Konsolnas 2026 Tegaskan Penajaman Program Prioritas Pendidikan Dasar

    Sekretariat GTKBy Sekretariat GTKFebruary 12, 2026Updated:February 21, 20263 Comments5 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp
    Konsolnas 2026 Tegaskan Penajaman Program Prioritas Pendidikan Dasar
    Share
    Facebook Twitter

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependikan dan Pendidikan Guru (GTKPG)   menegaskan penajaman program prioritas peningkatan kompetensi guru  dalam Konsolidasi Nasional (Konsolnas) 2026. Forum ini memaparkan capaian tahun 2025 sekaligus arah strategis tahun 2026 dalam penguatan Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), pengembangan Bahasa Inggris di Sekolah Dasar, Gerakan Numerasi Nasional, serta penguatan kompetensi Bimbingan Konseling (BK).


    Direktur Guru Pendidikan Dasar dan Menengah Rachmadi Widdiharto  menyampaikan bahwa implementasi Pembelajaran Mendalam sepanjang tahun 2025 menunjukkan capaian yang signifikan. Sebanyak 88 persen atau 186.160 pendidik dan tenaga kependidikan telah mengikuti pelatihan, terdiri atas 82.508 kepala sekolah yang disiapkan memimpin perubahan transformasi pembelajaran dan 133.351 guru yang telah menguasai pembelajaran berbasis pada murid.


    “Pembelajaran Mendalam adalah fondasi transformasi pendidikan. Guru dan kepala sekolah tidak hanya mengajar, tetapi memimpin proses belajar yang bermakna, kontekstual, dan benar-benar berpihak pada murid,” tegasnya.


    Ia menjelaskan, pada tahun 2026 implementasi Pembelajaran Mendalam akan diperluas dengan target tambahan sebesar 36 persen sehingga 50 persen satuan pendidikan telah menerapkannya, dengan target 100 persen pada tahun 2028. Pendekatan Teacher Experiment Training (TET) akan menjadi strategi utama dalam memastikan kualitas implementasi.


    “Kami mendorong praktik nyata di kelas melalui siklus TET, dengan dukungan kuat pemerintah daerah dalam penyiapan fasilitator, pendampingan gugus, dan pelaporan capaian,” tambahnya.


    Dalam Konsolnas 2026 juga disampaikan capaian program Koding dan Kecerdasan Artifisial pada tahun 2025 yang telah menjangkau 97 persen wilayah, mencakup 38 persen satuan pendidikan, dengan 53.023 guru terlatih. Namun demikian, masih terdapat tantangan pada aspek materi, kesesuaian kompetensi guru, serta pemerataan infrastruktur.


    “Koding dan KA tidak bisa diseragamkan. Untuk SD diperlukan pendekatan unplugged yang sesuai dengan karakteristik siswa, sementara di jenjang SMP, SMA, dan SMK diperlukan penguatan kompetensi guru dan dukungan sarana prasarana,” ujar Direktur Guru Pendidikan Dasar dan Menengah.


    Rachmadi menegaskan bahwa tahun 2026 akan difokuskan pada pembentukan kelompok kerja guru, pengelompokan wilayah, identifikasi sasaran, serta pengayaan materi agar pembelajaran Koding dan KA lebih kontekstual dan berdampak.




    Di bidang numerasi, Gerakan Numerasi Nasional dengan pendekatan Matematika Gembira terus diperluas. Pada tahun 2025, program ini melahirkan 302 fasilitator Matematika Gembira, melatih 3.310 peserta dengan tingkat kelulusan 88 persen, serta telah mengembangkan Taman Numerasi berbasis kearifan lokal. Rencananya, tahun 2026 ini akan diselenggarakan Festival Taman Numerasi  sebagai sarana apresiasi dan berbagi praktik baik.
    “Numerasi harus hadir dalam kehidupan sehari-hari anak melalui pendekatan yang sederhana dan menyenangkan,” ujar Rachmadi .


    Sementara itu, Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Putra Asga Elevri, menekankan bahwa transformasi pembelajaran harus berjalan seimbang dengan penguatan layanan pendampingan peserta didik. “Transformasi pendidikan tidak hanya soal peningkatan akademik dan teknologi, tetapi juga memastikan peserta didik mendapatkan pendampingan sosial-emosional yang memadai melalui layanan Bimbingan dan Konseling,” ujarnya.


    Putra Asga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, program pengembangan kompetensi BK telah melatih 1.250 fasilitator nasional dan 16.513 fasilitator daerah melalui pendekatan 7 Jurus BK Hebat berbasis experiential learning.


    “Melalui pendekatan ini, guru BK didorong untuk menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan nyata peserta didik di sekolah,” jelasnya.


    Untuk tahun 2026, Asga berharap diseminasi program dapat menjangkau 270.000 guru sasaran, dengan proyeksi pada tahun 2029 menyentuh hingga 2,8 juta guru.


    “Dukungan pemerintah daerah sangat krusial dalam penguatan Bimbingan Konseling, mulai dari koordinasi dengan Direktorat dan UPT, pengusulan peserta pelatihan, pemantauan On the Job Learning (OJL), hingga pelaksanaan diseminasi program di daerah. Hal ini agar dampak penguatan guru BK dapat dirasakan secara luas,” pungkasnya. 

    Konsolnas 2026 juga menegaskan arah kebijakan penguatan Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Bahasa Inggris direncanakan mulai menjadi mata pelajaran wajib pada tahun ajaran 2027/2028. Untuk mendukung kebijakan tersebut, Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD MBI) terus diperkuat. 

    Pada tahun 2025, sebanyak 9.680 SD telah memiliki guru Bahasa Inggris dengan kompetensi sesuai ketentuan. “Peningkatan kompetensi guru menjadi kunci agar pembelajaran Bahasa Inggris di SD berjalan efektif dan menyenangkan,”ujar Rachmadi dalam forum tersebut.

    Melalui Konsolnas 2026, pemerintah menegaskan komitmen mempercepat transformasi pendidikan dasar yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, dengan sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.



    Dukungan dan Testimoni Guru 

    Antusiasme peserta terlihat dari berbagai organisasi profesi guru. Willem Murde, guru sekaligus kreator konten dari Maluku Tengah, mengaku terkesan dengan materi 7 Jurus Guru BK Hebat. “Dari tujuh jurus itu, setidaknya lima bisa langsung diterapkan oleh guru Non-BK. Saya akan menyebarkan materi ini melalui konten media sosial agar bermanfaat bagi guru lain,” ujarnya.

    Sementara itu, Siti Lenawati dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) menyatakan bahwa 7 Jurus Guru BK Hebat merupakan pendekatan baru yang relevan. “Penerapannya tidak hanya untuk murid, tetapi juga dapat digunakan dalam interaksi antar sesama guru,” tuturnya.

    Chandra Ubayanti dari Ikatan Guru Mata Pelajaran Matematika yang mengajar di SMA 1 Pakpak, Papua Barat, menilai Pembelajaran Mendalam menguatkan kembali tahapan esensial pembelajaran. “Pendekatan ini mengingatkan kami pada proses memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna bagi siswa,” ungkapnya.

    Melalui berbagai program strategis ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas guru sebagai fondasi utama transformasi pendidikan Indonesia.


    Share. Facebook Twitter
    Sekretariat GTK
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram

    Related Posts

    Belajar Menjadi Lebih Siap di Era Digital: Pengalaman Muhammad Hasyim Bersama Koding dan Kecerdasan Artifisial

    Oct 4, 2022
    Terpopular
    Artikel

    Merdeka Belajar

    Oct 4, 2022

    To understand the new smart watched and other pro devices of recent focus, we should…

    Seleksi Guru PPPK Tahun 2023 Telah Dibuka, Ini Perbedaan dengan Tahun Lalu

    Oct 4, 2022

    Surat Edaran Tentang Kualifikasi Akademik dan Sertifikat Pendidik Dalam Pendaftaran Pengadaan Guru PPPK 2021

    Oct 4, 2022

    Asesmen Awal Pembelajaran dan Pembelajaran Berdiferensiasi Penting untuk Melakukan Pemetaan Siswa

    Oct 4, 2022

    Mengenal Konsep Merdeka Belajar dan Guru Penggerak

    Oct 4, 2022
    Our Picks

    DMS Reveals Key MENA Travel Trends Post-Covid

    Jan 15, 2021

    Veterinarian Reveals the Five Dog Breeds He’d Never Choose

    Jan 14, 2020

    A Healthy Road to Weight Loss: The Most Effective Diet for You

    Jan 14, 2020

    T-Mobile Seeks Early Access to 2.5 GHz from Auction 108

    Jan 14, 2020
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Demo

    Subscribe to Updates

    Facebook X (Twitter) Instagram
    © 2025 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.